Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko (PBBR)

by Admin, Posted on: 18 Jun 2021, 10:14 - Comments. - 737 Views.


Implementasi Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Resiko (PBBR) melalui sistem Online Single Submission didasarkan pada :

1. Undang-undang RI NomorĀ  11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja

2. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Usaha Berbasis Resiko

3. Peraturan BKPM Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Perizinan Berusaha Berbasis Resiko dan Fasilitas Penanaman Modal

Permohonan perizinan berusaha oleh pelaku usaha tetap dilaksanakan melalui sistem OSS 1.1 sampai dengan penyelenggaraan PBBR

melalui Sistem OSS Berbasis Resiko diimplementasikan pada tanggal 2 Juli 2021.

Pelaku usaha diminta mempercepat proses pemenuhan komitmen atas Izin Usaha yang belum efektif melalui Sistem OSS 1.1 paling lambat

tanggal 25 Juni 2021 sehingga Izin Usaha yang efektif dapat diterbitkan sebelum 30 Juni 2021.

Bagi pemenuhan dan permohonan perizinan berusaha baru oleh Pelaku Usaha yang disampaikan ke Sistem OSS 1.1 setelah tanggal 25 Juni 2021

dan perizinan berusaha (izin usaha yang berlaku efektif) belum dapat terbit oleh Sistem OSS 1.1 sampai tanggal 30 Juni 2021, maka perizinan

usaha tersebut selanjutnya akan diproses berdasarkan Perizinan Usaha Berbasis Resiko sesuai ketentuan yang diatur dalam PP Nomor 5 Tahun 2021

dan Peraturan BKPM Nomor 4 Tahun 2021.

Terhitung 2 Juni 2021 pelaku usaha dapat melalukan uji coba dua subsistemĀ  dalam Sistem OSS Berbasis Resiko yaitu :

1. Subsistem Pelayanan Informasi

2. Subsistem Perizinan Berusaha Berbasis Resiko

melalui hhtp:/www.ujicoba-uuck.oss.go.id sekaligus memberikan masukan bagi perbaikan dan penyempurnaan Sistem OSS Berbasis Resiko.